Jumat, 19 November 2010
Perintah-perintah yang biasa digunakan untuk mengakses FTP ini mungkin akan mengingatkan anda dengan DOS, karena comand-nya yang mirip dengan sistem operasi “purba” tersebut. Namun jangan kuatir, saat ini sebagian besar FTP-client menjauhkan anda dari perinta-perintah “menakutkan” tadi. Umumnya anda cukup menentukan apa yang ingin anda lakukan di FTP site dengan klik tanpa mengenal apa command-nya. Bahkan, pada beberapa program seperti WS_FTP, software menyediakan tampilan ala Windows Explorer atau bahkan mengintegrasikannya dengan Explorer sehingga meng-upload data semudah meng-copy file.
Dengan browser web seperti Internet Explorer dan Netscape Navigator pun sebenarnya anda dapat mengakses situs FTP. Dengan mudah anda dapat mengenali apakah site yang anda kunjungi adalah situs web atau situs FTP. Ini ditandai dengan awalan yang terdapat di awal alamat situs yang anda buka. Jika anda terhubung ke server FTP, maka awalan alamat yang anda buka adalah ftp://bukan lagi http://seperti membuka situs web biasa. Apabila anada sudah terehubung dengan server FTP, browser akan menampilkan daftar file yang ada di server. Sekarang kita coba untuk mempraktekkan bagaimana cara meng-upload situsdengan software FTP. Disini kita menggunakan WS_FTP Pro sebagai contoh yang dapat anda ikuti. Software ini dipilih sebagai contoh dengan pertimbangan bahwa WS_FTP sudah cukup terkenal, fiturnya lengkap dan mudah untuk digunakan. Apabila anda ingin mengunduh versi evaluasi dari program WS_FTP terbaru, anda dapat menengok alamat berikut http://www.ipswitch.com/download/index.html. Langsung kita mulai saja .
1.Langkah pertama, kita akan melakukan konfigurasi server pada program WS_FTP. Kumpulkan sseluruh file yang ingin anda upload ke dalam sebuah folder terpisah. Setelah itu klik [star] > [All Program] > [WS_FTP Pro] > [WS_FTP Pro].
2.Setelah program terbuka, klik tombol [Create site…] yang terletak pada kotak WS_FTP Pro: Connect to Remote Host.
3.Selanjtnya akan muncul WS_FTP Pro Site Profile Wizard. Masukan nama situs anda dibagian Name:, kemudian klik [Next].
4.Masukkan alamat server FTP anda pada bagian host address:. Alamat sebuah situs FTP pada umumnya diawali dengan ftp diikuti dengan nama domain. Dalam hal ini kami menggunakan ftp.tripod.com karena hosting web kita pada percobaan kali ini menggunakan web hosting dari tripod. Jika anda telah memasukkannya klik [Next].
5.Masukkan usernam dan password anda pada kolom user ID dan Password. Apabila anda ingin agar password tersebut disimpan oleh program, tandai checkbox Save Password. Lanjutkan dengan mengkli [Next].
6.Pilih FTP pada server type dan isikan Portnya dengan angka 21. Klik [Next] kemudian [Next] sekali lagi.
7.Jika anda menggunakan firewall, klik tombol [Create New Firewall Entry…] jika tidak, biarkan pilihan firewallberada pada posisi . 8.Terakhir, klik [Finish]. Sekarang selesailah sudah setting server hosting anda di WS_FTP. Nama situs anda akan dimasukkan ke daftar Sites yang terdapat di bagian kiri.
Setelah seluruh setting server hosting anda disimpan, kini anda dapat langsung membuka koneksi ke server. Klik nama situs yang sudah anda buat, kemudian klik [Connect]. Proses koneksi ke server akan dilakukan secara otomatis. Anda cukup menunggu hingga proses ini selesai. Proses koneksi ke server dianggap selesai apabilapesan ‘226 transfer complete.’ Telah muncul di log window.
Disini program akan tampak dibagi menjadi dua bagian vertical. Dibagian kiri adalah file dan folder yang terdapat di computer anda sedangkan windows disebelah kanan adalah remoter computer (Server FTP anda). Sekarang masuklah ke folder dimana anda menyimpan file-file yang akan di upload ke server. Setelah itu pilih file-file mana saja yang ingin anda upload. Tekan [Ctrl] + [A] jika anda ingin memilih seluruh file yang ada disana
Proses pengiriman file akan segera berlangsung ketika anda mengklik tombol [Upload] yang digambarkan dengan panahk kanan berwarnah hijau yang terletak ditengah. Waktu yag diperlukan untuk proses pengiriman file ini sangat tergantung dari besar file yang anda krimkan. Untuk melihat sampai dimana proses pengiriman file berlangsung dan berapa kecepatan transfer file, Anda dapat melihatnya di jendela transfer menejer yang muncul saat anda mengklik tombol [Upload]. Setelah proses upload selesai file yang anda kirim tadi sudah dapat diakses dari belahan dunia manapun. Untuk pengopersian lainnya seperti rename atau delete cara penggunaannya sama dengan windows explorer,jadi ada pasti bisa melakukannya.Cukup mudah bukan.
Salam
itkomputer.com
Training Center
Anda pasti mengenal kata-kata “torrent”. Jika baru mendengar, jawabnya hanay satu , ketik C
Kemudian hal yang paling menarik dari BitTorrent adalah, Data srouce atau file yang di download tidak hanya di ambil dari satu sumber saja layaknya http, pada BitTorrent saat seeder(data supplier) mengirimkan copy ke salah satu peer(client) maka peer yang lain tidak harus mengambil data yang di perlukan ke seeder melainkan dari peer lain yang mempunyai data yang di perlukan, sehingga peer tadi tidak perlu mengambil dari seeder, oleh karena itu dinamakan peer-to-peer file sharing.
Cara Mendownload Torrent
Jika anda ingin mendownload sesuatu lewat torrent anda dapat menggunakan BitTorrent client seperti uTorrent, Azureus atau yang lainnya, cukup download file .torrent yang di inginkan kemudian masukkan pada aplikasi BitTorrent Client tadi maka proses download akan dilakukan oleh BitTorrent Client tersebut, anda dapat melihat statistik data besar file, jumlah peers, jumlah seeders dan lain-lain.
Lambat Saat download?? Kalau anda merasa mendownload melalui BitTorrent lambat, anda salah besar, statistik dari sebuah ISP menunjukkan bawhwa BitTorrent menggunakan sekitar 18% dari total traffic internet pada broadband connection di tahun 2004, jumlah yang cukup tinggi. Kemungkinan yang terjadi saat mendownload melalui BitTorrent lambat adalah sedikitnya peers/seeders, banyak peers namun jumlah seeder tidak sampai 5% jumlah peers, anda di belakang firewall(dengan artian anda memiliki firewall yang memblokir lalulintas data p2p), atau juga port yang anda gunakan untuk BitTorrent tertutup. Biasanya jika kita berada di kantor atau warnet kebanyakan yang terjadi adalah tertutupnya port untuk aplikasi BitTorrent karena kita berada dalam NAT.
Agar bisa membuka port untuk BitTorrent(officialy port:6881-6889) maka kita pelu melakukan Port-Forwarding` agar port menuju komputer yang kita gunakan untuk mendownload BitTorrent terbuka.
Sekian yang bisa saya berikan, jika ada salah, mohon koreksinya.
Rabu, 10 November 2010
ZZZZZ
Istilah dalam overclocking
Selamat siang para KOC'ers semua mungkin disini banyak hal yang perlu kita perbincangkan khususnya tentang overclocking,..mungkin ada yang bertanya tanya dan ingin belajar bagaimana dan istilah apa saja dalam overclocking Sebelumnya inilah pengertian overclocking.
OVERCLOCKING
Overclocking adalah suatu istilah popular dan bukan suatu keahlian teknik atau istilah ilmiah. Istilah teknik yang benar adalah speed-margining {umumnya} dan undertiming [kurang umum}. Anda dapat uga melakukan overclock terhadap bus komputer. Overclocking berarti menjalankan prosesor pada clock dan bus yang lebih tinggi sehingga mempercepat prosesor tersebut. Overclocking dapat meningkatkan kinerla PC pada waktu yang singkat dan tanpa biaya tambahan. Dalam banyak kesempatan, anda hanya perlu mengubah beberapa setting pada motherboard untuk membuat PC Anda berjalan lebih cepat. Anda hanya perlu menambahkan beberapa komponen {yang umumnya untuk mendinginkan} untuk mencapai peningkatan kerja.
Dulu, overclocking pada umumnya hanya untuk meningkatkan speed clock prosesor agar menyamai seri prosesor yang lebih tinggi, misalnya Pentium 120 menjadi Pentium 133. Dengan bus speed yang tersedia pada beberapa motherboard, anda dapat mengubah speed clock dan bus pada suatu prosesor. Dengan overclocking , akan didapat kemampuan, kinerja, serta kecepatan melebihi kemampuan standarnya. Contohnya, P200 menjadi 250 Mhz, Pentium pro 200 menjaid 233 MHZ.
Dua variabel yang menentukan kecepatan prosesor adalah Front Side Bus {FSB} dan Clock Multiplier. Dengan melakukan modifikasi dua variabel ini anda bisa menentukan speed clock prosesor tersebut. FSB {bus speed}, disebut juga system bus atau external bus, digunakan prosesor untuk berkomunikasi dengan memori dan peripheral. Persamaan perhitungan kecepatan prosesor adalah:
FSB Speed x Clock Multiplier = Prosesor Speed
Misalnya, Pentium 233 MHz MMX memiliki FSB sebesar 66 Mhz. Dengan menggunakan Clock multiplier sebesar 3,5 didapat speed prosesor internalnya 233 MHz. Chipset berfungsi untuk mengendalikan clock multiplier dan bersama dengan FSB menentukan core speed prosesor tersebut. Dengan memodifikasi clock multiplier dan FSB, anda dapat meningkatkan core speed sehingga prosesor akan berjalan dengan lebih cepat.
PENGERTIAN FSB
FSB (Front Side Bus) yang sering juga disebut sebagai system bus adalah jalur (bus) yang secara fisik menghubungkan prosesor dengan chipset northbridge pada motherboard. Jalur ini sebagai tempat lintasan data/informasi yang diwujudkan dalam bentuk sinyal-sinyal elektronis. Jalur ini merupakan jalur dua arah, artinya aliran data/informasi bisa berjalan dari prosesor menuju motherboard atau sebaliknya. FSB juga menghubungkan processor dengan memori utama.
Bandwidth maksimum FSB ditentukan lebar FSB (wide FSB), frekuensi FSB, dan jumlah transfer per detik (transfer/tick). Misalkan lebar FSB 32 bit (setara 4 byte) dengan frekuensi 200 MHz dan 4 transfer per detik. Bandwith maksimumnya adalah:
Lebar FSB x frekuensi FSB x jumlah transfer per detik
= 4 x 200 x 4
= 3200 Mega Byte perdetik
Maknanya adalah jumlah data maksimum yang bisa dialirkan oleh FSB adalah 3200 MB per detik. Makin besar bandwidth FSB makin cepat komputer bekerja. Namun, hal ini juga bergantung pada kemampuan komponen-komponen lain dalam mendukung kerja komputer (prosesor), misalnya cache memory, memori utama, teknologi-teknologi lain yang terkandung dalam prosesor itu sendiri.
Bandwidth adalah jumlah data maksimum yang dapat dipindahkan dalam satuan waktu tertentu. Biasanya diukur dengan satuan byte per detik, bit per detik atau tingkatan satuan yang lebih besar, misalnya mega byte per detik, giga bit per detik. Satuan ini tergantung besar data atau sesuai keperluan pemakai/ penghitungnya.
Kemampuan transfer per detik yang dimiliki FSB tergantung teknologi yang digunakan pada prosesor tersebut. Misalnya teknologi GTL+ mampu melakukan 2 transfer per detik, EV6 melakukan 4 transfer per detik, sedangkan teknologi AGTL+ mampu mencapai 8 transfer per detik.
FSB merupakan ‘tulang punggung’ hubungan antara prosesor dengan chipset pada motherboard, karena melalui FSB inilah keduanya saling mengirim dan menerima data/informasi. Melalui system bus chipset berhubungan ke komponen lain yang terhubung pada motherboard. FSB digunakan untuk mengomunikasikan antara motherboard dengan komponen lainnya.
Patut dicatat bahwa semua sistem bus (PCI, AGP, memory) pada motherboard terhubung ke chipset, sehingga dapat dikatakan bahwa chipset menjadi titik sentral koneksi sistem bus pada motherboard. Dengan demikian tidaklah salah bila disebutkan bahwa FSB menghubungkan prosesor dengan komponen (device) lain dalam satu sistem komputer melalui chipset yang ada pada motherboard.
FSB merupakan jalur penghubung antara prosesor dengan memori utama, juga penghubung antara prosesor dengan chipset (northbridge) pada motherboard.
Kecepatan bus AGP, PCI, ISA, dan memori, berbeda-beda seperti diilustrasikan pada gambar 2.sumber http://gpinkom.wordpress.com/2008/06/03/17/
ISTILAH HYPER TRANSPORT DALAM AMD DAN I7
Pengertian HyperTransport
Istilah HyperTransport (HT) sebelumnya dikenal dengan nama Lightning Data Transport (LDT) adalah saluran komunikasi dua arah (bidirectional) yang berfungsi untuk mentransmisikan data yang bersifat paralel maupun serial yang memiliki bandwidth tinggi dengan tingkat latency (penghambatan) yang rendah. Teknologi ini diperkenalkan pada tanggal 2 April 2001. Banyak perusahaan Intenasional yang memanfaatkan teknologi ini. AMD adalah salah satu perusahaan yang menggunakan dan menerapkan teknologi HyperTransport pada prosesor golongan x86.Sedangkan Intel, pesaing AMD, tetap menggunakan Font Side Bus dan tidak mengadopsi teknologi HyperTransport untuk diaplikasikan pada prosesor produksinya.
1. Pengertian HyperTransport
Terdapat tiga versi HyperTransport, yaitu versi 1.0, 2.0, dan versi 3.0, yang berjalan dengan frekuensi 200 MHz hingga 2600 MHz atau 2.6 GHz (bandingkan dengan PCI yang hanya berjalan dengan frekuensi 33 MHz atau 66 MHz). HyperTransport merupakan sistem koneksi Double Data Rate (DDR), artinya pengiriman (transmisi) data terjadi dua kali dalam satu siklus clock signal, yaitu pada saat kurva sedang tinggi dan rendah. Sistem ini dapat meningkatkan pengiriman data (throughput) hingga dua kali lipat dari biasanya. Dengan demikian, teknologi HyperTransport ini sangat memungkinkan terjadinya laju pengiriman data maksimum hingga 5200 MT/s (Mega Transfer per second = Juta transfer per detik). Frekuensi ini berjalan secara otomatis. Angka tersebut diperoleh dari:
2 x 2600 MHz = 5200 MT/s
HyperTransport secara otomatis mendukung jalur lebar bit hingga 32 bit (4 byte). Pada lebar jalur 32 bit mampu men-transfer 20800 MB (20,8 GB) per direction, sehingga total bandwidth (komulatifnya) menjadi 41.6 GB per link. Nilai ini diperoleh dari perhitungan:
Per direction : 2.6 x 4 x 2 = 20,8 GB
Angka 2,6 adalah Frekuensi maksimum HyperTransport (2.6 GHz)
Angka 4 adalah lebar bit (32 bit ~ 4 byte). Keterangan: 1 byte = 8 bit.
Angka 2 adalah nilai DDR (dua kali pengiriman per siklus clock)
Dengan demikian apabila jalurnya biditectional maka bandwidth komulatifnya (per link) menjadi:
2 x 20,8 GB = 41,6 GB
Hal seperti inilah yang membuat HyperTransport tampak menjadi lebih cepat dari standart umumnya (dari pada FSB biasa).
Istilah HT (HyperTransport) seringkali rancu dengan istilah HT yang mengacu kepada teknologi Hyper-Threading milik Intel, yaitu fitur teknologi yang biasa terdapat pada Pentium 4.Sebenarnya, secara resmi fitur teknologi Hyper-Threading milik Intel ini disebut Hyper-Threading Technology dan disingkat menjadi HTT atau HT-Technology. Jelas di sini, bahwa HT (HyperTransport) berbeda dengan HTT atau HT-Technology
2. Double Data Rate (Double pumped)
Seperti telah disinggung sebelumnya bahwa Double Data Rate (DDR) adalah sistem pengiriman (transmisi) data yang terjadi dua kali dalam satu siklus clock signal, yaitu pada saat kurva sedang tinggi dan rendah. Sistem ini dapat meningkatkan pengiriman data (throughput) hingga dua kali lipat dari biasanya. DDR ini dikenal juga dengan sebutan double pump, dual pump, dan double transition.
Teknologi ini, antara lain diaplikasi pada Front Side Bus mikroprosesor, bus AGP, DDR SDRAM, dan pada prosesor-prosesor buatan AMD diaplikasikan pada bus HyperTransport. Untuk menjelaskan teknologi DDR memang agak sulit, sebab masih banyak orang yang rancu dalam memahami speed yang mengacu pada clock dengan speed yang mengacu pada bandwidth. Perhatikan penjelasan berikut ini:
Poin 1. Bila dikatakan, frekuensi FSB adalah 100 MHz, bermakna FSB tersebut mampu mengirim 100 juta siklus clock signal per detik
Poin 2. Bila dikatakan, besar FSB adalah 100 MT/s, bermakna FSB tersebut mampu melaksanakan 100 juta transfer data per detik.
Seringkali seseorang menyamakan makna kedua istilah tersebut. Satuan MHz (Mega Herz) disamakan dengan satuan MT/s (Mega Transfer per second = Mega transfer per detik). Misalnya, Jika FSB-nya 100MHz maka FSB tersebut mampu melaksanakan 100 juta transfer data per detik. Padahal pernyataan ini bisa salah, karena makna kalimat poin 1 pada dasarnya berbeda dengan makna kalimat poin 2. Pengertian banyaknya transfer data tidak sama dengan pengertian banyaknya siklus clock signal.
MHz menyatakan banyaknya siklus clock signal per detik, dengan bahasa yang lebih sederhana dapat dikatakan menyatakan banyaknya siklus pengangkutan data per detik, atau banyaknya proses pengangkutan data dalam satu detik.
MT/s menyatakan banyaknya data yang ditransfer per detik, dapat dikatakan menyatakan bandwith FSB.
Jika frekuensi FSB adalah 100 MHz, dan FSB tersebut menggunakan teknologi DDR atau double pumped, maka banyaknya data yang ditransfer dalam satu detik menjadi 2 x 100 = 200 MT/s (karena per siklus clock signal mampu mengirim data dua kali). Dengan kata lain, jika FSB-nya 100 MHz maka akan mampu mengirim data sebanyak 200 juta data per detik.
Jika ditanya: berapa kecepatan atau frekuensi FSB?, jawabnya 100 MHz
Jika ditanya: berapa bandwidthnya?, atau berapa banyak kecepatan mengirim data?, jawabnya 200 MT/s.
Bila FSB menggunakan teknologi DDR, secara matematis dapat dirumuskan :
100 MHz = 200MT/s, bukan 100 MHz = 100 MT/s, karena MHz ≠ MT/s
3. Quad pumped
Dalam ruang lingkup bahasan komputer, istilah pumping menyatakan banyaknya data yang ditransmisi dalam satu siklus clock signal. Jika double pumped (double data rate) bermakna terjadi dua kali transmisi data dalam satu siklus clock signal, yaitu pada saat kurva sedang tinggi dan rendah, maka quad pumped bermakna terjadi empat kali transmisi data dalam satu siklus clock signal, yaitu pada saat kurva sedang berada pada posisi titik tertinggi, titik terendah, dan titik nol.
Dalam suatu sistem komputer, teknologi quad pumped banyak diaplikasikan pada FSB. Perusahaan Intel merupakan salah satu perusahaan mikroprosesor yang juga memanfaatkan teknologi ini untuk diaplikasikan pada FSB. Dengan menggunakan teknologi quad pumped, FSB yang berkecepatan (frekuensi) 266 MHz, akan mampu mengirim (mentransmisi) data sebanyak 1066 MT/s (4 x 266 MHz = 1066 MT/s), karena setiap satu siklus clock signal (1 herz) mampu mentransmisi data sebanyak empat kali. Itulah sebabnya, besar FSB seringkali dituliskan dengan cara:
FSB 1066 MT/s (266 MHz, quad pumped)
atau FSB 1066 MT/s (quad pumped) atau FSB 266 MHz quad pumped.
Ketiga cara penulisan ditersebut, jelas menyatakan bahwa frekuensi FSB sebenarnya adalah 266 MHz, dengan teknologi quad pumped, kapasitas transmisi data maksimum mencapai 1066 MT/z. Bila FSB dituliskan 1066 MHz, pengertiannya menjadi salah, sebab 1066 MT/s berbeda dengan 1066 MHz.
Jika diketahui frekuensi (clock speed) prosesornya 2,66 GHz, sedangkan FSB-nya 1066 MT/s (quad pumped), maka prosesor tersebut menggunakan multiplier 10x (266 MHz x 10 = 2660 MHz = 2,66 GHz). Multiplier ini adalah faktor pengali untuk mencapai kecepatan prosesor yang telah ditentukan. Sebagai contoh perhitungan:
Prosesor Core 2 Duo E6600 (produksi Intel) mempunyai clock speed 2,4 GHz dengan FSB 1066 MT/s yang menggunakan teknologi quad pumped. Informasi (data) tersebut menggambarkan bahwa frekuensi FSB sebenarnya adalah 266 MHz (1066/4 = 266 MHz), dan prosesornya menggunakan multiplier 9x untuk mencapai clock speed 2,4 GHz (9 x 266 MHz = 2394 MHz ~2,4 GHz).